Petunjuk Pemilihan Motor Starter

Kontrol

    Manual : bila motor starter dioperasikan secara manual (on, off dilakukan langsung pada starter tersebut) dan dibutuhkan dengan instalasi yang mudah.

        Otomatis : bila diperlukan on-off dari tempat lain (remote kontrol) dan motor starter dipasang terpisah dengan panel kontrolnya (operational panel)

      Asosiasi
1 Komponen : fungsi kontrol, proteksi hubung singkat, proteksi beban lebih dan isolasi menjadi satu komponen (integrated).

2 Komponen : fungsi kontrol, dilakukan dengan kontaktor, fungsi lain dilakukan dengan GV Motor Circuit Breaker.
3 Komponen : fungsi kontrol dilakukan dengan kontaktor dan fungsi proteksi beban lebih dilakukan dengan relay pengaman beban lebih, sedangkan fungsi proteksi hubung singkat dan isolasi dengan Motor Circuit Breaker tipe GV atau tipe MA.

Kontinuitas Pelayanan

Koordinasi tipe 1 : Koordinasi antara pengaman hubung singkat dengan komponen lain, sehingga saat terjadi hubung singkat, tidak berbahaya bagi manusia dan instalasi, komponen boleh ada yang rusak (perlu pengecekan setelah terjadinya hubung singkat).
Koordinasi tipe 2 : Koordinasi antara pengaman hubung singkat dengan komponen lain, sehingga saat terjadi hubung singkat tidak berbahaya bagi manusia dan instalasi, komponen motor starter harus bisa digunakan kembali setelah perbaikan minor (contoh : kontak yang lengket tetapi dapat dilepas dengan mudah).
Koordinasi total : Koordinasi antara pengaman hubung singkat dengan komponen lain, sehingga saat terjadi hubung singkat tidak berbahaya bagi manusia, instalasi serta komponen langsung dapat digunakan kembali (tidak perlu pengecekan pada komponen starter).

Sistem

         – Direct On Line

      – Star Delta

Print Friendly, PDF & Email
Please follow and like us:
Blog , ,